Malioboro Jogja

Wisata Belanja Di Malioboro Jogja

Jika Anda liburan ke Yogyakarta, belum pas rasanya jika Anda tidak datang ke Jalan Malioboro untuk membeli oleh-oleh untuk sanak family Anda. Di jalan Malioboro, Anda akan menemui banyak sekali pedagangkaki lima yang berjualan di emper toko.

Mereka menjual berbagai macam pernak pernik khas Yogyakarta dan sangat cocok untuk Anda jadikan oleh-oleh.

Malioboro Jogja

Jalan Malioboro pada awalnya mulanya adalah jalan dua arah. Namun kemudian pada tahun 1980-an jalan Malioboro berubah menjadi satu arah. Dimulai dari arah utara dekat dengan statsion kereta api menuju ke arah selatan yang berakhir di pasar bringharjo.

Hotel tertua yang dibangun pada jaman Belanda yaitu Hotel Garuda berada disebalah utara sisi sebelah timur Jalan Malioboro. Dulu, tempat tersebut merupakan komplek perdana mentri dan kepatihan pada jaman Belanda.

Mengapa jalan tersebut diberikan nama Jalan Malioboro, hal itu d ikarenakan oleh selama bertahun – tahun dimulai dari tahun 1980 an, sebuah iklan rokok Malboro terpasang disebelah selatan jalur kereta api. Iklan Malboro tersebutlah yang kemudian membuat orang lebih banyak untuk mengingat nama jalan tersebut sebagai jalan Malioboro.

Diujung selatan jalan ini adalah pintu masuk menuju keraton Yogyakarta. Namun Jalan Malioboro tidak mencapai pintu masuk tersebut. Bangunan-bangunan kuno jaman Belanda, masih berdiri kokoh sampai saat ini. Salah satunya adalah Gedung BNI dan Kantor Post yang masih menggunakan struktur bangunan Belanda.

Jika Anda ke Yogyakarta menggunakan kereta api, berhentilah di stasion Tugu. Stasion Tugu berada sangat berdekatan dengan Jalan Malioboro di ujung utara. Anda cukup berjalan kaki untuk mencapai Jalan Malioboro. Jika Anda ingin menginap, diseputar jalan Malioboro Anda akan dapat menemukan banyak akomodasi baik hotel dengan kelas bintang lima maupun kelas melati.

Wisatawan yang datang ke Jalan Malioboro sangat banyak baik disiang maupun malam hari. Maka dari itu, berhati-hatilah terhadap barang bawaan Anda ketika berjalan menyusuri jalan Malioboro.

Jika Anda ingin menemukan barang-barang yang agak ekslusif, Anda bisa masuk ke toko seperti misalnya Mirota. Jangan lupa untuk melakukan tawar menawar, karena itulah salah satu keunikan yang bisa Anda lakukan di Malioboro.